Pendidikan

Tabel Periodik Unsur Kimia

Tabel periodik interaktif 118 unsur kimia dalam bahasa Indonesia. Klik salah satu unsur untuk melihat nama, kegunaan, dan diagram elektronnya, atau coba kuis tebak simbol unsur di tab sebelah.

Gratis Tanpa Login Diproses di Perangkat

Geser ke samping untuk melihat seluruh tabel. Tekan salah satu unsur untuk melihat detailnya.

Apa Itu Tabel Periodik?

Tabel periodik adalah cara kimiawan menyusun semua unsur kimia yang diketahui manusia berdasarkan nomor atomnya, yaitu jumlah proton di inti atom. Susunannya bukan asal-asalan, unsur yang punya sifat kimia mirip sengaja ditempatkan dalam kolom yang sama, sehingga tabel ini sekaligus jadi peta untuk menebak bagaimana suatu unsur akan bersikap saat bertemu unsur lain.

Tabel periodik interaktif di halaman ini memuat 118 unsur, lengkap dengan nama Indonesianya, kegunaan sehari-hari, dan diagram sederhana yang menggambarkan susunan elektronnya. Klik unsur mana saja untuk mulai menjelajah.

Cara Membaca Tabel Periodik

Periode
Baris horizontal 1-7
Menunjukkan jumlah kulit elektron. Makin ke bawah, makin banyak kulitnya.
Golongan
Kolom vertikal 1-18
Menunjukkan jumlah elektron di kulit terluar. Unsur segolongan sifatnya cenderung mirip.
Lantanida & Aktinida
Dua baris di bawah
Unsur nomor 57-71 dan 89-103, dipisah ke bawah agar tabel tidak terlalu lebar.
Warna sel
Kategori unsur
Tiap warna mewakili satu kategori, misalnya logam alkali atau gas mulia. Lihat daftarnya di bawah.

Kategori Unsur Kimia

Setiap unsur digolongkan ke salah satu kategori berikut, ditandai dengan warna berbeda di tabel di atas.

Nonlogam
Umumnya rapuh, tidak mengkilap, dan tidak menghantarkan listrik dengan baik. Contoh: karbon, oksigen.
Gas mulia
Golongan 18 yang sangat stabil dan jarang bereaksi dengan unsur lain. Contoh: helium, neon.
Logam alkali
Logam golongan 1 yang sangat reaktif, lunak, dan mudah bereaksi dengan air. Contoh: natrium, kalium.
Logam alkali tanah
Logam golongan 2 yang cukup reaktif dan banyak ditemukan di kerak bumi. Contoh: kalsium, magnesium.
Metaloid
Sifatnya di antara logam dan nonlogam, sering dipakai sebagai semikonduktor. Contoh: silikon.
Halogen
Golongan 17 yang sangat reaktif, sering dipakai sebagai disinfektan. Contoh: klor, yodium.
Logam pasca transisi
Logam lunak yang terletak setelah logam transisi. Contoh: aluminium, timah.
Logam transisi
Kelompok logam terbesar di tabel periodik, umumnya keras dan menghantarkan listrik dengan baik. Contoh: besi, tembaga.
Lantanida
Deret 15 unsur logam tanah jarang, penting untuk magnet dan layar elektronik.
Aktinida
Deret 15 unsur radioaktif, sebagian besar buatan manusia, termasuk uranium.
Tidak diketahui
Unsur super berat hasil sintesis laboratorium yang sifat kimianya belum sepenuhnya diketahui.

Daftar Semua 118 Unsur

Tekan salah satu unsur untuk membaca halaman lengkapnya: nama, kegunaan, dan diagram elektron.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Tabel periodik adalah susunan semua unsur kimia yang sudah diketahui, diatur berdasarkan nomor atom (jumlah proton) dari kiri ke kanan dan sifat kimia yang mirip dari atas ke bawah. Tabel ini membantu memprediksi bagaimana suatu unsur akan bereaksi hanya dari posisinya.
Ada 118 unsur, mulai dari Hidrogen (nomor atom 1) sampai Oganeson (nomor atom 118). Unsur nomor 1 sampai sekitar 94 ditemukan secara alami di bumi, sementara sisanya adalah unsur sintetis buatan laboratorium yang hanya bertahan sepersekian detik.
Periode adalah baris horizontal (1 sampai 7), menunjukkan jumlah kulit elektron yang dimiliki suatu unsur. Golongan adalah kolom vertikal (1 sampai 18), menunjukkan jumlah elektron di kulit terluar. Unsur dalam satu golongan biasanya punya sifat kimia yang mirip, misalnya golongan 1 sama-sama logam yang reaktif.
Dua baris itu adalah deret lantanida (unsur nomor 57-71) dan aktinida (unsur nomor 89-103). Keduanya sebenarnya masuk periode 6 dan 7, tapi dipisah ke bawah supaya tabel utama tidak terlalu lebar. Sel putus-putus bertuliskan "57-71" dan "89-103" di tabel utama menunjukkan letak aslinya.
Diagram lingkaran konsentris itu menggambarkan kulit elektron memakai model Bohr yang disederhanakan: inti atom di tengah, lalu tiap kulit sebagai lingkaran lintasan elektron. Kulit pertama maksimal 2 elektron, kulit kedua 8, ketiga 18, dan seterusnya. Angka di tiap lingkaran menunjukkan jumlah elektronnya, dan di bawah diagram tertera jumlah proton dan neutron di inti atom. Ini perkiraan untuk belajar, bukan konfigurasi elektron lengkap yang sesungguhnya lebih rumit karena ada sub-kulit s, p, d, dan f.
Untuk unsur yang sudah lama dikenal, wujud pada suhu ruang ini sesuai fakta kimia umum, misalnya oksigen dan nitrogen berwujud gas, sedangkan raksa dan bromin berwujud cair. Untuk unsur super berat hasil sintesis (nomor 104 ke atas), wujudnya hanya perkiraan karena unsur itu meluruh dalam hitungan milidetik dan belum pernah diukur langsung dalam jumlah besar.
Buka tab Kuis Simbol, tekan mulai, lalu jawab 10 soal pilihan ganda yang menampilkan simbol unsur (misalnya "Fe") dan kamu tebak nama Indonesianya (Besi). Soal dan pilihan jawabannya diacak setiap kali, jadi hasilnya bisa beda tiap kamu mengulang.
Bisa sebagai referensi cepat dan alat belajar interaktif, tapi untuk tugas yang butuh data presisi tinggi (seperti titik didih atau energi ionisasi), tetap cek buku kimia atau sumber akademik resmi. Fokus halaman ini adalah membantu kamu mengenal susunan tabel periodik dan kegunaan tiap unsur dengan cara yang gampang dipahami.