Keuangan
Kalkulator Token Listrik & Tagihan per Alat
Dua kalkulator dalam satu halaman: cek berapa kWh yang kamu dapat dari nominal token PLN, lalu lihat rincian tagihan listrik per alat elektronik di rumah dan alat mana yang paling boros.
Isi token
Nominal & Golongan
Pilih nominal atau ketik sendiri, lalu sesuaikan golongan daya dan PPJ daerahmu.
Tambah alat
Alat Elektronik di Rumah
Pilih alat, watt dan jam pemakaian otomatis terisi dan bisa diubah. Golongan daya dan PPJ memakai pengaturan di tab Token.
Hasil
kWh yang kamu dapat
Lihat langkah perhitungan
Hasil
Estimasi tagihan sebulan
Tips hemat untuk 3 alat paling boros
Lihat langkah perhitungan
Tarif dasar listrik, PPJ, dan ambang meterai bisa berbeda tergantung golongan daya, wilayah, dan kebijakan yang berlaku saat ini. Cocokkan dengan struk pembelian token atau tagihan listrikmu untuk angka yang pasti.
Cara Kerja Kalkulator Ini
Saat kamu beli token listrik, nominal yang dibayar dipotong biaya admin dan (kalau nominalnya sangat besar) bea meterai lebih dulu. Sisanya dibagi dengan tarif dasar listrik yang sudah ditambah PPJ, hasilnya adalah kWh yang masuk ke meteran prabayarmu.
Tab Tagihan per Alat memakai golongan daya dan PPJ yang sama untuk menghitung berapa kWh dan rupiah yang dihabiskan tiap alat elektronik per bulan, lalu menunjukkan alat mana yang paling boros dan berapa lama token yang kamu beli akan bertahan dengan pola pemakaian itu.
Tips Hemat Listrik di Rumah
- Atur suhu AC di 24-25 derajat. Tiap penurunan 1 derajat bisa menambah konsumsi listrik AC sekitar 5-10 persen.
- Cabut dispenser dan rice cooker saat tidak dipakai lama. Alat pemanas yang menyala terus adalah salah satu penyumbang tagihan terbesar.
- Ganti lampu ke LED. Lampu LED memakai daya jauh lebih kecil dibanding lampu pijar atau neon untuk terang yang sama.
- Beli token sesuai pola pemakaian bulanan. Pakai hasil "token bertahan berapa hari" di atas supaya tidak terlalu sering isi ulang dalam nominal kecil yang boros biaya admin.