Kesehatan & Gaya Hidup

Kalkulator Masa Subur

Masukkan tanggal hari pertama haid terakhir (HPHT), panjang siklus, dan lama haid. Kalkulator ini menghitung perkiraan masa subur, ovulasi, dan haid berikutnya untuk 3 siklus ke depan dalam bentuk kalender.

Gratis Tanpa Login Diproses di Perangkat

Data siklus

Masukkan data haid terakhir

Semua field bisa diubah kapan saja, hasil di bawah langsung diperbarui.

Dihitung dari hari pertama haid ke hari pertama haid berikutnya. Umumnya 21 sampai 35 hari.

Hasil ini adalah perkiraan berdasarkan rata-rata siklus haid, bukan diagnosis medis. Siklus yang tidak teratur membuat perkiraan ini kurang akurat. Kalkulator ini bukan alat kontrasepsi dan tidak boleh dipakai untuk mencegah kehamilan. Konsultasikan ke dokter atau bidan untuk program kehamilan atau kontrasepsi.

Cara Kerja Kalkulator Masa Subur Ini

Kalkulator ini memakai metode kalender: haid berikutnya diperkirakan dari HPHT ditambah panjang siklus, lalu ovulasi dihitung mundur 14 hari dari tanggal itu. Masa subur adalah 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari sesudahnya, karena sperma bisa bertahan hidup beberapa hari menunggu sel telur dilepaskan.

Input
HPHT & siklus
Tanggal haid terakhir, panjang siklus, dan lama haid.
Output
Ovulasi & masa subur
Untuk 3 siklus ke depan, dalam bentuk kalender.
Catatan
Siklus tidak teratur
Perkiraan makin kurang akurat kalau siklusmu naik turun.
Catatan
Bukan kontrasepsi
Jangan dipakai untuk mencegah kehamilan.

Tips Meningkatkan Akurasi Perkiraan

  • Catat siklus beberapa bulan terakhir. Makin teratur siklusmu, makin akurat perkiraan kalender ini.
  • Gabungkan dengan tanda fisik. Lendir serviks, suhu basal tubuh, atau alat tes ovulasi membantu memastikan hari ovulasi yang sebenarnya.
  • Perbarui HPHT setiap siklus. Masukkan tanggal haid terbaru supaya perkiraan tetap relevan.
  • Jangan jadikan satu-satunya acuan. Untuk program hamil atau kontrasepsi, diskusikan dengan dokter atau bidan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Masa subur adalah rentang hari dalam siklus haid ketika peluang terjadinya kehamilan paling tinggi, yaitu sekitar 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari sesudahnya. Sel telur hanya bertahan sekitar 24 jam setelah dilepaskan, tapi sperma bisa bertahan hidup di saluran reproduksi wanita sampai 5 hari, sehingga hubungan pada hari-hari sebelum ovulasi juga bisa menyebabkan kehamilan.
Kalkulator memakai metode kalender standar: ovulasi diperkirakan jatuh 14 hari sebelum haid berikutnya, lalu masa subur dihitung dari 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari sesudahnya. Haid berikutnya diperkirakan dari HPHT ditambah panjang siklus yang kamu masukkan, diulang untuk 3 siklus ke depan.
Tidak sepenuhnya. Metode kalender ini paling akurat untuk siklus yang cenderung teratur, misalnya panjang siklus yang tidak jauh berbeda tiap bulan. Kalau siklusmu naik turun beberapa hari atau lebih setiap bulan, perkiraan ovulasi bisa meleset. Untuk hasil yang lebih tepat, kombinasikan dengan tanda fisik seperti lendir serviks, suhu basal tubuh, atau alat tes ovulasi.
Fase setelah ovulasi (fase luteal) relatif tetap sekitar 12 sampai 14 hari pada kebanyakan wanita, sedangkan fase sebelum ovulasi bisa berubah-ubah panjangnya. Karena itu menghitung mundur dari perkiraan haid berikutnya lebih akurat dibanding menghitung maju dari HPHT, terutama kalau panjang siklusmu tidak selalu 28 hari.
Tidak disarankan. Metode kalender punya tingkat kegagalan yang cukup tinggi sebagai kontrasepsi karena siklus haid bisa berubah akibat stres, sakit, atau faktor lain, dan sperma bisa bertahan beberapa hari di dalam tubuh. Kalau tujuanmu mencegah kehamilan, gunakan metode kontrasepsi yang terbukti efektif dan konsultasikan pilihannya ke tenaga medis.
Beberapa tanda umum: lendir serviks menjadi lebih bening, licin, dan elastis mirip putih telur; suhu basal tubuh naik sedikit setelah ovulasi; dan sebagian wanita merasakan nyeri ringan di salah satu sisi perut bawah (mittelschmerz). Menggabungkan tanda-tanda ini dengan hitungan kalender bisa membuat perkiraan lebih tepat.
Kalau kamu sudah mencoba hamil lebih dari 12 bulan (atau 6 bulan bila usia di atas 35 tahun) tanpa hasil, siklus haid sangat tidak teratur, atau nyeri haid yang berat, sebaiknya periksa ke dokter kandungan. Pemeriksaan lebih awal juga dianjurkan bila punya riwayat gangguan hormon atau penyakit reproduksi.
Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser kamu sendiri. HPHT dan data siklus tidak dikirim atau disimpan di server mana pun.