Keuangan

Kalkulator Investasi & Bunga Majemuk

Isi modal awal, setoran bulanan, perkiraan return per tahun, dan jangka waktu. Hasilnya langsung muncul: proyeksi nilai investasi di tiga skenario, grafik pertumbuhan, dan nilai riil setelah inflasi.

Gratis Tanpa Login Diproses di Perangkat

Simulasi

Data Investasi

Ubah angka mana pun, grafik dan hasil di bawah langsung diperbarui.

Rp
Rp
%
thn
%

Hasil simulasi

Nilai investasi (skenario moderat)

Rp 0

Total setoran
modal + setoran bulanan
Total pertumbuhan
Skenario konservatif
Skenario agresif
Total setoranPertumbuhan

Grafik pertumbuhan per tahun

Tiga skenario return dari modal dan setoran yang sama.

KonservatifModeratAgresif

Kalau mulai 10 tahun lalu

Lihat cara perhitungan

Simulasi ini bersifat ilustrasi matematis dari bunga majemuk, bukan proyeksi atau rekomendasi investasi. Return sesungguhnya naik turun mengikuti kondisi pasar dan tidak ada instrumen investasi yang dijamin memberi hasil tetap seperti yang diasumsikan di sini.

Cara Kerja Simulasi Ini

Kalkulator ini memakai bunga majemuk bulanan: nilai investasi = modal awal x (1 + return bulanan) pangkat jumlah bulan, ditambah setoran bulanan x akumulasi bunga dari tiap setoran. Return bulanan didapat dari return tahunan dibagi 12.

Tiga skenario ditampilkan sekaligus supaya kamu bisa melihat rentang hasil, bukan angka tunggal yang terasa pasti. Grafik menunjukkan proyeksi nilai per tahun untuk ketiga skenario itu dari modal dan setoran yang sama.

Input
Modal & setoran
Modal awal sekali, setoran bulanan berulang.
Input
Return & tenor
Perkiraan return tahunan dan jangka waktu investasi.
Output
Tiga skenario
Konservatif, moderat, dan agresif, selisih 3 poin persentase.
Output
Nilai riil
Disesuaikan inflasi supaya daya belinya lebih jelas.

Tips Sebelum Mulai Investasi

  • Mulai lebih awal lebih penting daripada jumlahnya. Efek bunga majemuk paling terasa dalam jangka panjang, lihat perbandingan "kalau mulai 10 tahun lalu" di atas.
  • Setoran rutin lebih aman daripada menunggu momen sempurna. Menyetor rutin tiap bulan meredam risiko salah waktu masuk pasar.
  • Sesuaikan return dengan profil risiko. Jangan asal pakai angka tinggi, cek riwayat return produk investasi yang sebenarnya kamu incar.
  • Perhitungkan inflasi. Angka nominal yang besar belum tentu berarti daya beli yang besar di masa depan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Setiap bulan, saldo investasimu dikalikan dengan return bulanan (return tahunan dibagi 12), lalu ditambah setoran bulanan. Hasilnya jadi saldo baru yang kembali berbunga di bulan berikutnya. Karena bunga dihitung dari saldo yang terus bertambah, pertumbuhannya semakin cepat seiring waktu, terutama kalau setoran rutin dilakukan dalam jangka panjang.
Return investasi tidak pernah pasti, jadi kalkulator ini menampilkan tiga kemungkinan di sekitar angka yang kamu isi. Skenario konservatif memakai return 3 poin persentase lebih rendah (minimal 0 persen), skenario agresif memakai return 3 poin lebih tinggi, dan moderat memakai angka yang kamu isi apa adanya. Bandingkan ketiganya untuk melihat rentang hasil yang realistis, bukan angka pasti.
Nilai uang menyusut seiring waktu karena inflasi. Rp100 juta sepuluh tahun lagi tidak sama daya belinya dengan Rp100 juta hari ini. Dengan mengaktifkan penyesuaian inflasi, kalkulator menghitung nilai riil investasimu, yaitu perkiraan daya beli hasil investasi dalam nilai uang hari ini, bukan cuma angka nominalnya.
Tidak. Kalkulator ini murni menghitung matematika bunga majemuk berdasarkan angka yang kamu isi sendiri. Return instrumen investasi sungguhan seperti reksa dana saham, reksa dana pasar uang, atau saham selalu naik turun mengikuti kondisi pasar, dan tidak ada yang bisa menjamin hasil tetap tiap tahun.
Setoran rutin, atau yang sering disebut dollar cost averaging, membuat total kontribusimu bertambah stabil dari waktu ke waktu sekaligus tetap kena efek bunga majemuk untuk tiap setoran. Semakin awal dan semakin rutin kamu menyetor, semakin besar porsi hasil yang berasal dari pertumbuhan investasi dibanding dari setoran itu sendiri, karena setoran awal punya waktu lebih lama untuk berbunga.
Ini simulasi tambahan untuk menunjukkan efek waktu terhadap bunga majemuk: seandainya kamu memulai investasi dengan modal dan setoran yang sama persis 10 tahun lebih awal, dengan asumsi return yang sama, kira-kira berapa nilainya sekarang. Biasanya hasilnya jauh lebih besar, untuk mengingatkan bahwa waktu adalah salah satu faktor terpenting dalam investasi.
Kalkulator ini tidak merekomendasikan produk investasi tertentu. Sebagai gambaran umum saja, reksa dana pasar uang cenderung memberi return rendah tapi stabil, reksa dana pendapatan tetap dan campuran ada di tengah, sementara reksa dana saham punya potensi return lebih tinggi tapi juga risiko naik turun nilai yang lebih besar. Sesuaikan pilihan produk dengan profil risiko dan tujuan keuanganmu, kalau perlu konsultasikan ke perencana keuangan.
Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser kamu sendiri, modal, setoran, dan angka lain yang kamu masukkan tidak dikirim ke server mana pun.