Generator & Utilitas

Foto ke Lithophane (STL untuk Print 3D)

Bikin foto yang bisa dicetak 3D dan terlihat saat diberi lampu dari belakang. Pilih foto, atur ukuran dan ketebalannya, lalu download file STL.

Gratis Tanpa Login Diproses di Perangkat

Pilih foto

Bisa pakai JPG, PNG, WebP atau BMP. Maksimal 20 MB dan 40 megapiksel.

🔒 Foto diproses di perangkatmu, tanpa upload dan tanpa akun.

Cara bikin lithophane dari foto

Lithophane itu foto yang dibuat dari perbedaan ketebalan. Bagian terang dibuat tipis, bagian gelap dibuat tebal. Saat dikasih lampu dari belakang, cahaya lebih mudah lewat bagian tipis, jadi fotonya terlihat. Tool ini bikin model datar dengan bagian belakang rata.

  1. Pilih foto yang jelas atau coba foto contoh dulu. Kalau ada bagian transparan, bagian itu dianggap putih.
  2. Atur ukuran, ketebalan dan frame. Geser kecerahan atau kontras, lalu putar preview 3D untuk cek bentuknya.
  3. Download STL dan buka di slicer dengan satuan mm. Cek ukuran, pilih pengaturan printer, lalu print.

Tips sebelum print

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Lithophane itu foto yang dicetak sebagai benda tipis, dengan ketebalan berbeda di tiap bagian. Saat diberi lampu dari belakang, bagian tipis terlihat lebih terang dan bagian tebal lebih gelap. Hasilnya, fotonya jadi kelihatan. Di sini kamu bisa bikin file STL untuk dicetak dengan printer 3D.
Tidak. Semua proses, dari baca foto sampai bikin STL, berjalan di browser pada perangkatmu. Tidak perlu upload atau bikin akun. Kalau kamu pakai tombol Bagikan, yang dibagikan adalah preview atau link halaman, bukan otomatis meng-upload foto aslimu. Kamu juga bisa download STL tanpa membagikan apa pun.
Ya, lebar dan tinggi dihitung dari pinggir luar hasil print, termasuk frame. Centang Jaga proporsi foto supaya fotonya tidak gepeng atau melar. Matikan Pakai frame kalau mau tanpa frame; setting frame tetap tersimpan. Sudut sisi dalam frame bikin pinggirnya miring ke arah foto. Isi 0° untuk sisi tegak atau 45° untuk sisi miring. Foto dan frame tetap menyatu jadi satu model.
Kamu bisa mulai dari nilai bawaan: 0,8 mm untuk bagian paling tipis dan 3,2 mm untuk paling tebal. Hasilnya bisa berbeda tergantung filamen, lampu dan pengaturan printer. Jadi, coba print kecil dulu dan sesuaikan ketebalannya kalau perlu. Nilai bawaan ini bukan preset khusus untuk satu printer.
Makin besar ukuran dan makin halus detailnya, makin besar juga file STL yang dibuat. Supaya browser tidak kewalahan, jumlah titik di permukaan depan dibatasi sampai 1.200.000. Kalau lewat batas, detailnya otomatis dikurangi, tapi ukuran hasil print tetap sesuai input. Kamu bisa lihat perkiraan ukuran file sebelum download.
Buka dulu di slicer, yaitu aplikasi untuk menyiapkan model buat printer 3D. Pilih satuan mm, cek ukuran, lalu atur sesuai printer dan filamenmu. STL hanya berisi bentuk model, belum berisi perintah untuk printer. Preview membantu cek bentuk dan ketebalan, tapi tidak menjamin hasil cahaya setelah dicetak sama persis.