Agama & Kalender

Kalkulator Weton Jawa

Masukkan tanggal lahir untuk mengetahui weton (hari dan pasaran) menurut kalender Jawa, lengkap dengan neptu dan watak menurut primbon. Bisa juga cek kecocokan jodoh weton berdua.

Gratis Tanpa Login Diproses di Perangkat

Tanggal lahir

Masukkan tanggal lahir

Hasil weton langsung muncul di bawah.

Weton dan kecocokan jodoh di halaman ini adalah tradisi budaya Jawa (primbon), bukan fakta ilmiah atau ramalan yang pasti. Hasilnya untuk hiburan dan pengenalan budaya, bukan dasar pengambilan keputusan penting dalam hidup.

Siklus Pasaran dalam Kalender Jawa

Kalender Jawa mengenal dua siklus hari sekaligus: hari dalam seminggu seperti kalender Masehi (Minggu sampai Sabtu), dan pasaran, yaitu siklus 5 hari: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon, lalu kembali ke Legi. Siklus pasaran berjalan terus menerus tanpa putus, mengikuti hitungan hari kalender.

Karena siklus hari (7) dan pasaran (5) punya panjang berbeda, kombinasi hari dan pasaran yang sama baru terulang setiap kelipatan persekutuan terkecilnya, yaitu 35 hari, yang dalam tradisi Jawa disebut satu selapan. Kalkulator ini memakai acuan 17 Agustus 1945 yang dikenal luas sebagai Jumat Legi untuk menghitung hari dan pasaran tanggal lain secara konsisten.

Input
Tanggal lahir
Menentukan hari dan pasaran (weton).
Output
Neptu & watak
Jumlah neptu hari dan pasaran, plus watak menurut primbon.
Opsional
Jodoh berdua
Total neptu dua orang dibagi 8, sisanya menentukan kategori.
Catatan
Tradisi budaya
Untuk hiburan dan pengenalan budaya, bukan fakta ilmiah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Weton adalah perpaduan hari dalam seminggu (Minggu sampai Sabtu) dengan pasaran dalam kalender Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Setiap orang punya weton sesuai hari lahirnya, dan dalam tradisi Jawa weton dipercaya berkaitan dengan watak serta dipakai untuk menghitung hari baik, termasuk kecocokan jodoh.
Pasaran adalah siklus 5 hari dalam kalender Jawa: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon, lalu kembali ke Legi lagi, berjalan terus menerus tanpa putus sejak dulu. Karena siklus pasaran (5 hari) dan hari dalam seminggu (7 hari) berbeda panjang, kombinasi hari plus pasaran yang sama baru terulang setiap 35 hari, disebut satu selapan.
Kalkulator memakai acuan tetap: 17 Agustus 1945 jatuh pada Jumat Legi, tanggal yang sangat dikenal karena Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Dari titik acuan itu, pasaran dihitung maju atau mundur satu langkah setiap satu hari kalender, mengikuti siklus 5 hari yang tidak pernah terputus.
Neptu adalah nilai angka yang melekat pada tiap hari dan pasaran. Neptu hari: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9. Neptu pasaran: Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. Neptu weton seseorang adalah jumlah neptu hari dan neptu pasarannya, dipakai dalam berbagai hitungan primbon termasuk kecocokan jodoh.
Jumlahkan neptu weton kedua orang, lalu bagi 8 dan ambil sisanya. Sisa itu menentukan kategori: 1 Pegat, 2 Ratu, 3 Jodoh, 4 Topo, 5 Tinari, 6 Padu, 7 Sujanan, dan 0 (kelipatan 8 penuh) Pesthi. Setiap kategori punya makna tradisional sendiri yang ditampilkan di kalkulator ini.
Tidak. Ini murni tradisi dan kepercayaan budaya, bukan ramalan yang pasti terjadi atau fakta ilmiah. Banyak pasangan dengan hasil apa pun menjalani hubungan yang baik selama saling berkomunikasi dan berusaha. Anggap hasil ini sebagai bagian dari kekayaan budaya, bukan penentu nasib.
Ya, terutama di kalangan masyarakat Jawa, weton masih sering dipakai untuk menentukan hari baik pernikahan, pindah rumah, atau acara adat lainnya. Penggunaannya bervariasi tergantung keluarga dan daerah, dan banyak juga yang memakainya sekadar sebagai pengetahuan budaya.
Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser kamu sendiri, tidak ada tanggal lahir yang dikirim atau disimpan di server mana pun.